Salah satu peluang usaha jualan kaos dengan modal kecil dan bisa Anda coba adalah jualan kaos polos. Kaos polos mungkin terlihat biasa, karena ya memang polos tidak ada sablonannya. Tetapi sebenarnya pasar dari produk kaos polos ini cukup besar. Dan tentunya modal yang dikeluarkan tidak sebesar jualan kaos distro atau kaos sablon pada tahu bahwa kaos adalah barang yang digunakan semua orang, ya karena ini adalah kebutuhan primer. Nah jualan kaos polos pun tentu akan banyak untuk kaos polos sendiri, sekarang banyak diminati sama anak-anak muda. Mereka pilih menggunakan kaos polos untuk kesehariannya karena dianggap lebih simple. Apalagi buat mereka yang tidak suka sablon aneh-aneh di sebagai seorang pengusaha Anda perlu memanfaatkan peluang ini dong. Kalau yang lain membuat usaha bisnis kaos distro, Anda bisa memanfaatkan peluang bisnis kaos polos untuk membuka pasar yang lebih beberapa tips jualan kaos polos yang bisa Anda Memilih Bahan Yang BerkualitasKarena kaos polos tidak ada sablonnya sebagai pemikat konsumen, untuk itu nilai kualitas kaos polos hanya terletak di bahannya. Pilihlah bahan kain yang terbaik, misalnya cotton combed 30s. Jenis kain ini cukup baik untuk membuat kaos hanya dari segi bahan saja, tapi masalah jahitan juga perlu diperhatikan. Kualitas jahitan haruslah bagus, rapi dan kuat. Kadang banyak ditemui kaos yang punya bahan bagus tapi tidak diimbangi dengan kualitas jahitannya. Baru dipakai beberapa hari saja jahitan sudah ada yang lepas. Tentu ini mengurangi nilai dari kaos polos Anda Produksi SendiriKalau Anda memang punya modal cukup banyak, ya bisa mencoba untuk produksi sendiri. Dengan produksi sendiri maka akan menghemat biaya, dan tentunya akan berdampak ke harga jika tidak ingin produksi sendiri, ya bisa bekerjasama dengan konveksi. Yang penting pilih konveksi yang berkualitas. Minta dulu sample beberapa kaos untuk melihat kualitasnya. Ketika Anda bekerja sama dengan konveksi, lebih baik bicarakan jika Anda berniat untuk bekerja sama secara berkelanjutan. Sehingga nanti ketika proses produksi tidak ada kendala. Selain itu juga bisa mendapatkan potongan Buat Brand SendiriMeski kaos polos, Anda bisa membuat brand sendiri. Berikan label pada kaos polos Anda agar orang tahu brand Anda. Nantinya jika produk kaos polos Anda berkualitas, konsumen pun akan ingat dan mencari produk Anda lagi karena di situ ada label Membuka Sistem ResellerUntuk masalah pemasaran, Anda bisa membuka sistem reseller. Buka peluang sebesar-besarnya bagi orang lain yang ingin membantu menjual produk Anda. Untuk sistem reseller ini Anda cukup berikan minimal order dan potongan harga untuk grosir. Sehingga mereka akan mendapatkan keuntungan yang lebih Buka Bisnis TurunanSetelah produk kaos polos Anda ramai, Anda bisa mencoba untuk membuka bisnis turunannya. Misalnya saja sablon kaos satuan, produksi aneka fashion polos polo shirt polos, topi polos, sweater polos, jaket polos, dan lainnya. Produk-produk turunan ini akan memberikan pilihan yang banyak untuk konsumen. Karena biasanya orang yang suka kaos polos juga suka mencari produk-produk fashion yang identik dengan beberapa tips jualan kaos polos yang bisa Anda coba. Tapi ini sekedar saran yang tidak 100% benar. Semua tergantung kebutuhan dan kondisi Anda masing-masing. Tidak perlu dicontoh semuanya tapi bisa dijadikan referensi tambahan untuk Anda membuka bisnis kaos polos. Semoga sukses ya Originally posted 2020-02-13 1135 Adi Firmansyah adalah blogger dan pemilik Telah berkecimpung di dunia blog sejak 2008. Memiliki keahlian menulis dalam berbagai topik salah satunya adalah topik bisnis dan teknologi. Info lengkap di sini. Ingin kerjasama dengan Klik di siniNavigasi pos
4 menit membaca Bisnis produksi pakaian terbilang awet karena permintaan pasar yang selalu ada. Tertarik untuk mencobanya? Simak dulu nih tips berbisnis kaos polos untuk pemula sepertimu. Bisnis kaos polos sangatlah menjanjikan mengingat hampir semua orang selalu membutuhkannya ada di lemari. Selain itu, kaos polos juga banyak dibutuhkan usaha lain seperti bisnis sablon baju. Untuk itu, bisnis kaos polos menjadi salah satu bisnis yang berpotensi meraup keuntungan yang besar. Tertarik dengan bisnis yang satu ini? Ikuti tips berbisnis kaos polos untuk pemula di bawah ini yuk! Tips Berbisnis Kaos Polos 1. Tentukan Jenis Bisnis Sebelum mengetahui tips berbisnis kaos polos secara detail, kamu harus menentukan jenis bisnis kaos polos. Apakah kamu akan mengambil stok dari supplier atau bahkan memproduksi sendiri di perusahaan konveksi. Keduanya memiliki sedikit perbedaan dan nilai plus yang berbeda. Jika kamu menginginkan proses yang singkat tanpa tambahan desain yang disablon di kaos maka kamu bisa mengambil stok kaos polos dari supplier. Sedangkan jika kamu memilih memproduksi sendiri, maka kualitas akan lebih terjaga dan motif atau penambahan desain sablonan akan lebih bervariasi sesuai dengan kehendakmu. Konsumen pun akan dimanjakan dengan banyak pilihan desain yang menjadi ciri khas produk kaos buatanmu. 2. Cari Konveksi atau Supplier Terpercaya Kemudian, tips berbisnis kaos polos selanjutnya adalah mencari partner kerja yang terpercaya. Saat ini sudah banyak perusahaan konveksi dan supplier murah. Hanya saja kamu tetap perlu waspada soal reputasinya. Sebab jika perusahaan tersebut abal-abal, kemungkinan kamu akan mengalami pemesanan yang tidak sesuai harapan kualitas kaos polos, atau bahkan terkena penipuan. Tanda perusahaan konveksi dan supplier terpercaya yakni kehandalan dalam mengurus pesanan dalam jumlah besar, pelayanan yang ramah, harga murah namun masih batas wajar, dan memiliki banyak pelanggan atau direkomendasikan banyak orang. Baca Juga 13 Bisnis Kuliner Alternatif yang Menguntungkan Modal Kecil 3. Kenali Bahan Kaos Polos Kemudian, kamu juga harus mengenali jenis bahan kaos polos. Ini akan penting untuk memutuskan jenis bahan yang mau dipakai pada produk kaos polosmu. Berikut info detail mengenai jenis bahan tersebut Cotton combed Bahan yang satu ini terbuat dari serat kapas 100 persen yang lembut, halus, menyerap keringat, dan adem. Ada tiga tingkat ketebalan jenis kaos polos cotton combed, yakni 20s yang paling tebal, lalu 24s yang sedang, dan 30s yang tertipis. Bahan ini paling umum digunakan dalam produk bisnis kaos polos. Cotton bamboo Cotton Bamboo adalah campuran serat cotton katun dan serat bambu yang lembut, ringan, anti bau, anti listrik statis, menyerap keringat, cocok untuk baju anak. Cotton modal Bahan ini terdiri dari campuran katun dan serat kayu. Biasanya diperuntukan sebagai bahan kaos polos biasa dan juga dres katun. US pima cotton US pima cotton adalah jenis bahan kaos polos yang langka di pasaran. Keunggulannya adalah sifat serat dari bahan ini kuat, lembut, dan memiliki warna yang lebih cerah. Fancy fabrics Terakhir, ada fancy fabrics yang memiliki tekstur lembut namun warna yang serat yang timbul dengan corak unik. 4. Lengkapi Koleksi Tips berbisnis kaos polos yang ke-empat adalah keragaman soal ukuran, warna, model dan motif kaos. Kamu disarankan untuk melengkapi koleksi agar pembeli bisa memiliki banyak pilihan, tak cuma berbeda dalam hal ukuran all size dan warna basic seperti hitam, putih, krem, abu-abu saja. Untuk desain atau motif yang disablon, kamu bisa mendesain sendiri atau mengajak kerjasama dengan desainer grafis. 5. Jual Harga Murah Siapa sih yang tidak tertarik dengan produk berharga murah? Sebagian konsumen enggan mengeluarkan kocek besar untuk sekadar kaos polos. Nah, jika kamu menyasar konsumen menengah ke bawah, jual lah dengan harga murah. Tapi, jika kaos polos dijual dengan desain original dan terbatas, tak ada salahnya jika kamu menjual dengan harga sedikit mahal untuk target konsumen menengah ke atas. Pastikan kamu tahu cara promosi sesuai target konsumen! 6. Buka Pembelian Grosir dan Reseller Jika kamu sudah mulai berbisnis kaos polos, maka penjualan bisa ditingkatkan dengan membuka kesempatan partner untuk membeli produk dalam jumlah banyak atau menjadi reseller. Harga penjualan ke reseller dan grosiran tentu harus lebih murah dibandingkan penjualan ke konsumen langsung. Tenang saja, sebab penjualan skala besar tetap menguntungkan dan menjaga konsumen tetap alias langganan. 7. Maksimalkan Berjualan di Medsos Cara promosi yang dimaksud pada tips berbisnis kaos polos nomor 5 tadi berkaitan dengan soal penggunaan akun jualan di media sosial atau medsos. Media sosial bisa membantumu menaikkan penjualan lewat postingan foto, caption jelas, pemberian hashtag, pemasangan iklan, maupun endorsement. Sesuaikan terbitan iklan dan influencer yang kamu pilih untuk di-endorse dengan target konsumen yang kamu inginkan. Jika kamu menyasar konsumen muda dengan harga jual kaos polos yang murah, maka kamu bisa endorse influencer usia setara yang menyukai bidang fashion. Perkiraan Modal Bisnis Kaos Polos Lalu, berapa sih perkiraan modal untuk bisnis kaos polos yang diproduksi sendiri bekerjasama dengan perusahan konveksi? Ternyata tak perlu mahal! Berikut rinciannya untuk biaya produksi 12 piece atau 1 lusin kaos dengan warna yang sama 3 kilogram bahan kaos jenis cotton combed Rp320 ribu 0,15 kilogram bahan kaos rib combed untuk bagian leher Rp 20 ribu Biaya jahit Rp200 ribu Biaya sablon Rp150 ribu Total Rp690 ribu Baca Juga Inspirasi Bisnis Makanan dan Minuman yang Akan Populer Tahun 2020 Modal bisnis kaos polos untuk pemula ternyata cukup terjangkau, bukan? Kamu juga bisa mendapat tambahan modal bisnis dengan mengajukan KTA cicilan ringan dan syarat yang mudah lewat Berikut rekomendasinya Yuk, ajukan sekarang juga di Lebih seperti ini
Produkyang kami hasilkan dengan bahan baku awal kaos polos yang kemudian akan diaplikasikan dengan teknik printing digital untuk memberikan sentuhan gambar maupun tulisan pada kaos polos tersebut. Untuk menunjang usaha ini kami membutuhkan beberapa alat produksi antara lain : Aspek keuntungan ini memberikan penjelasan mengenai modal kerjaContohpenjualan produk white label adalah Perusahaan A memproduksi kaos polos dengan berbagai macam warna dan model, kemudian kamu membeli kaos tersebut dan mencantumkan merek dan logo kamu sendiri. Pelaku usaha tidak menghabiskan banyak modal untuk produksi dan kemungkinan rugi apabila gagal produksi atau barang yang diproduksi tidak
Trend fashion yang makin berkembang saat ini membuat banyak orang memulai untuk membuka bisnis yang berhubungan dengan berbagai produk keluaran fashion. Salah satunya adalah dengan membuka bisnis kaos. Bisnis kaos menjadi salah satu bisnis yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Apalagi penggunaan kaos bisa digunakan dalam berbagai kondisi santai di rumah atau saat berkumpul dengan teman atau saudara. Dalam perkembangannya, berbagai merek kaos mulai bermunculan mulai dari kaos polos dengan berbagai warna atau kaos dengan desain tertentu yang biasanya berkaitan dengan band atau musisi. Tidak hanya itu, kaos juga banyak digunakan oleh anak-anak dengan berbagai gambar yang menggemaskan atau dijadikan oleh-oleh saat berkunjung ke berbagai tempar wisata. Hal ini menjadikan bisnis kaos semakin bervariasi dan memiliki pasar yang luas. Bisnis kaos tidak hanya bisa ditemukan di berbagai pameran atau pasar. Beberapa brand kaos baik lokal maupun internasional seperti Pull and Bear dan Uniqlo juga membuka cabangnya di pusat perbelanjaan sehingga membuka cakupan konsumen yang lebih luas. Perkembangan internet yang semakin pesat juga menjadikan bisnis kaos semakin banyak ditemui di berbagai market place seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada. Hal ini membuat konsumen memiliki lebih banyak pilihan dalam membeli kaos yang diinginkan. Akan tetapi sebelum memulai bisnis kaos, seorang penjual sebaiknya mengetahui strategi yang tepat dalam memilih produsen konveksi dan desain yang unik sehingga produk yang dihasilkan memiliki keunikan tersendiri dibandingkan kompetitor lainnya. Selain itu, seorang penjual juga bisa memilih untuk mengembangkan brand nya sendiri atau memilih menjadi reseller beberapa merk kaos tertentu. Keuntungan Berbisnis Kaos Luasnya konsumen dari bisnis kaos dan juga banyaknya orang yang memilih kaos sebagai pakaian sehari-hari menjadikan peminat kaos terus bertambah setiap harinya. Hal ini juga menguntungkan pebisnis kaos yang mampu melihat pasar yang tepat. Sebelum memulai usaha kaos dengan brand sendiri atau menjadi reseller dari merk lain, ketahui dulu beberapa keuntungan yang di dapatkan saat memulai bisnis kaos. Dipakai oleh banyak orang Saat ini coba hitung berapa banyak kaos yang anda miliki? Biasanya seseorang memiliki lebih dari 5 macam kaos dengan berbagai jenis. Ada yang digunakan untuk bersantai di rumah atau kaos khusus yang biasanya dipakai untuk bertemu teman atau sekedar nongkrong di cafe. Kemudahan kaos yang bisa menyesuaikan banyak kondisi menjadikan pasar dari bisnis kaos sangatlah luas dilihat dari banyaknya orang yang menggunakan kaos sebagai outfit andalan dalam menemani berbagai kegiatan. Baik di dalam maupun luar rumah. Memiliki kaos yang bagus dan nyaman juga akan meningkatkan kepercayaan diri seseorang. Terlebih apabila pengguna menggunakan desain baju yang keren dan juga dirilis secara terbatas. Hal ini biasanya akan menjadi pusat perhatian banyak orang. Pasar bisnis kaos yang sangat luas juga bisa dilihat dengan banyaknya konsumen yang membeli kaos dengan harga yang cukup lumayan dari brand terkenal dibandingkan membeli dengan bahan yang sama dari merek yang biasa saja. Hal ini menjadi bukti bahwa kekuatan sebuah brand akan menyasar konsumen yang tepat dan rela mengeluarkan biaya yang lumayan untuk membeli sebuah kaos dengan bahan yang sama. Ditambah lagi, jika kaos tersebut digunakan oleh selebriti atau influencer terkenal, promosi secara tidak langsung ini juga akan meningkatkan daya tarik sebuah brand karena akan ada lebih banyak orang yang mencoba brand yang sama dan dipakai oleh orang-orang terkenal. Target Konsumen yang Luas Disaat berjalan-jalan ke luar rumah, coba amati berapa banyak orang yang menggunakan kaos dan range umur penggunanya. Hal ini terlihat bahwa penggunaaan kaos bisa dipakai oleh pria dan wanita baik muda ataupun tua.. Berbagai organisasi dan kelompok pun juga sering membuat kaos dalam jumlah besar sehingga anggotanya bisa memiliki identitas sendiri dan juga bisa digunakan di berbagai kegiatan. Banyak juga artis atau musisi yang bekerja sama dengan brand tertentu untuk memproduksi kaos yang nantinya bisa digunakan oleh penggemar mereka. Salah satunya boy group terkenal asal Korea BTS yang bekerja sama dengan brand Uniqlo untuk merilis koleksi kaos. Kerjasama ini menghasilkan keuntungan yang bagus dilihat dari banyaknya penggemar yang mengantri dari pagi untuk menjadi orang pertama yang mendapatkan kaos tersebut. Kolaborasi ini tentu saja menguntungkan bagi BTS dan Uniqlo sebagai produsen serta fans yang mendapatkan koleksi terbatas ini. Beberapa brand game ataupun kartun juga merilis merchandise kaos untuk penggemar. Perilisan ini tentunya menyasar ke konsumen usia anak-anak atau dewasa sebagai fans terbesar mereka. Beberapa kartun terkenal juga sering dijadikan obyek gambar bagi produsen kaos, seperti Doraemon dan juga Hello Kitty. Meskipun beberapa kartun tersebut sudah lama berakhir namun kaos yang menggunakan desain tersebut selalu laris manis. Karenanya memiliki branding kaos yang bagus dan disertai dengan bahan yang nyaman dipakai akan menjadikan pebisnis kaos mendapatkan keuntungan besar dengan hanya berjualan kaos. Persiapan Sebelum Membuka Bisnis Kaos Dalam memulai usaha bisnis kaos, tentunya seorang penjual juga harus memperhatikan beberapa peralatan yang mendukung kelancaran dalam penjualan dan distribusi kaos. Berikut berbagai pera;atan yang bisa disiapkan oleh pedagang sebelum memulai bisnis kaos. Modal Usaha Setiap usaha yang akan dimulai tentunya dibutuhkan berbagai modal yang dapat mencukupi kebutuhan sampai usaha bisa balik modal. Hal ini tentunya akan membutuhkan waktu lama. Karenanya penjual juga harus memperhitungkan berapa biaya yang akan dikeluarkan sampai modal kembali serta keuntungan yang bisa didapatkan secara kuartal. Modal usaha pun bisa di dapat dari berbagai cara mulai dari mengambil tabungan sendiri, menjual berbagai aset yang dimiliki, meminjam kepada bank, atau mengajak kerjasama dengan orang lain. Apabila penjual mencoba untuk meminjam uang kepada bank maka pastikan memiliki uang cadangan yang dapat digunakan apabila keuntungan menurun sehingga tidak bisa membayar cicilan ataupun bunga yang diberikan. Penjual juga sebaiknya membuat proposal yang menarik untuk disebarkan kepada calon investor. Hal ini dilakukan agar investor tertarik untuk menanamkan uangnya dan menanamkan di bisnis anda. Lakukan juga komunikasi yang baik dengan investor dengan memberi tahu keuntungan dan kerugian yang di dapatkan setiap bulannya. Hal ini juga mengantisipasi apabila bisnis kaos yang dijalankan mengalami kebangkrutan sehingga investor dan penjual bisa menentukan jalan ke depannya. Tentukan Jenis Bisnis Kaos yang Diinginkan Sebelum memulai berbisnis kaos hendaknya lebih dulu dipikirkan jenis bisnis kaos yang akan dijalani, pilihan menjadi reseller atau dropshipper, menjual kembali baju bekas, atau membuka brand sendiri semuanya memiliki tantangan tersendiri. Dengan memulai bisnis kaos sebagai reseller maka penjual hanya perlu menjual kembali kaos tanpa perlu memikirkan konsumen yang dituju karena biasanya brand tersebut sudah memiliki pasar tersendiri sehingga penjual hanya perlu mengembangkannya. Keuntungan lainnya dengan memulai bisnis kaos sebagai reseller adalah mendapatkam keuntungan yang lebih tinggi dari hasil membeli kaos dari berbagai brand tertentu. Selain itu, pelayanan lebih profesional karena hanya fokus pada satu produk yang dipasarkan. Reseller juga biasanya mendapatkan jatah khusus untuk stock produk edisi terbatas yang akhirnya bisa meningkatkan keuntungan penjual karena banyaknya konsumen yang mencari. Sayangnya menjadi reseller juga memiliki kekurangan yaitu persiapan modal awal yang cukup besar. Hal ini dikarenakan biasanya supplier menentukan harga tertentu bagi reseller untuk mengambil barang-barang mereka. Selain itu penjual juga harus menyiapkan tempat penyimpanan yang cukup besar untuk menyimpan barang-barang yang akan dijual kembali. Penjual juga harus menjual produk dalam waktu cepat sehingga barang tidak ketinggalan trend dan bisa mengikuti keluaran terbaru lainnya. Tempat penyimpanan produk juga sebaiknya aman dari berbagai gangguan, seperti datangnya tikus atau banjir yang bisa tiba-tiba datang, barang yang rusak juga akan menyebabkan kerugian bagi penjual karena akan sulit untuk dijual kembali ke konsumen. Dengan menjadi supplier, penjual juga harus melakukan berbagai proses pemasaran sendirian, seperti promosi, pelayanan kepada pelanggan, serta proses packing yang tentu saja melelahkan dan menghabiskan banyak waktu. Tidak hanya menjadi supplier, salah satu jenis bisnis kaos yang bisa dicoba adalah sebagai dropshipper. Keuntungan menjadi dropshipper adalah penjual tidak perlu mengeluarkan modal lebih saat memulai bisnis karena hanya perlu melakukan promosi produk yang akan dipasarkan. Dalam menjadi dropshipper, seorang penjual tentunya harus mengetahui target pasar yang dituju sehingga bisa menentukan strategi pemasaran yang tepat. Selain itu, penjual juga sebaiknya menguasai berbagai tools untuk pembuatan konten di social media diiringi juga dengan kemampuan dalam membuat konten dan copy writing yang tepat. Solusi lain untuk memulai bisnis kaos adalah dengan membuka bisnis thrift shop. Usaha ini sekarang sedang naik daun di kalangan anak muda. Hal ini dikarenakan kemudahan dalam mendapatkan berbagai brand terkenal dengan harga murah namun dengan kualitas yang masih baik. Bisnis kaos thrift shop ini sendiri biasanya dipasarkan melalui berbagai outlet atau dengan social media sehingga tidak perlu memerlukan mengeluarkan biaya lebih untuk sewa tempat dan bebagai kebutuhan untuk memajang kaos. Sayangnya, produk dari thrift shop ini biasanya dijual dalam jumlah banyak dan dijadikan dalam satu karung sehingga penjual tidak mengetahui apakah produknya masih dalam keadaan baik atau ada berbagai kecacatan produk seperrti berlubang atau kualitas kain yang kurang baik. Karenanya penting bagi penjual untuk menemukan agen thrift shop terpercaya sehingga dapat menemukan produk terbaik agar bisa dijual kembali ke konsumen. Apabila beruntung, penjual juga bisa mendapatkan produk dari brand terkenal dengan harga murah dan kualitas yang bagus. Beberapa penjual yang memulai bisnis kaos juga biasanya memiliki keinginan untuk membuka brand sendiri. Hal ini dikarenakan keinginan terpendam sejak kecil atau hobi yang ingin dikembangkan sebagi sumber penghasilan. Dalam memulai perjalanan awal di bidang bisnis kaos, penjual sebaiknya mengetahui keunikan brand dibandingkan kompetitornya sehingga bsia menarik lebih banyak konsumen. Survei dan Analisa Tempat Konveksi dan Sablon Seorang pembeli yang ingin memulai bisnis kaos dengan brand sendiri juga sebaiknya mencari konveksi dan tempat sablon yang tepat agar hasil produk tidak mengecewakan. Proses survei berbagai tempat tersebut tentunya membutuhkan waktu lama namun akan membantu dalam perjalanan bisnis kaos ke depannya. Persiapkan juga surat perjanjain kerjasama antara anda dengan tempat produksi tersebut. Hal ini dilakukan untuk mencegah berbagi tindakan menyeleweng yang bisa saja terjadi saat proses kerjasama berlangsung. Seorang penjual yang ingin memulai bisnis kaos dengan brand sendiri juga sebaiknya mencari konveksi dan tempat sablon yang tepat agar hasilnya dari produk tidak mengecewakan. Proses survei berbagai tempat tersebut tentunya membutuhkan waktu lama namun akan membantu dalam perjalanan bisnis kaos ke depannya. Beberapa tindakan tersebut bisa saja kualitas bahan yang mendadak berubah, kenaikan harga tanpa konfirmasi, serta kelalaian untuk tidak melakukan kerjasama. Dengan adanya surat perjanjian ini akan membantu penjual dan produsen dalam memberikan hubungan timbal balik yang bagus. Penjual juga bisa untuk belajar sablon sendiri, hal ini dilakukan untuk menentukan kualitas sablon terbaik yang diinginkan untuk produk yang diperjualbelikan. Selain itu, penjual juga bisa mengetahui apabila pihak sablon melakukan kesalahan atau kecurangan. Tidak hanya perjanjian kerjasama dengan konveksi dan sablon, seorang penjual juga harus mengurus beberapa berkas penunjang dalam proses perizianan usaha dan juga pendirian bangunan. Apabila penjual melalkukan penyewaan ruko, maka pastikan bangunan yang ditempati sudah berizin ditunjukkan dengan berbagai berkas yang dibutuhkan. Hal ini dilakukan agar penjual tidak mengalami kerugian akibat ruko yang mendadak digusur tanpa pemberitahuan sebelumnya. Jangan lupa juga untuk mengurus pajak usaha dengan mendatangi kantor pajak untuk memperoleh berbagai berkas yang harus dibutuhkan dalam membuat Nomor Pojok Wajb Pajak NPWP. Bayarlah juga pajak secara rutin agar penjual tidak mendapatkan denda akibat menunggak pajak. Persiapkan Juga Pajangan dan Packing yang Menarik. Hal penting lainnya yang harus dipersiapkan sebelum membuka outlet kaos adalah dengan mempersiapkan peralatan untuk memajang produk yang akan dipasarkan, Hal ini dilakukan agar barang yang dijual bisa dilihat oleh konsumen sehingga menarik perhatian dan keinginan membeli kaos pun meningkat. Beberapa manekin pun bisa dipesan dengan desain yang berbeda agar sesuai dengan barang yang akan dipajang. Beberapa barang yang dibutuhkan adalah manekin serta gantungan baju yang biasanya di pajang di bagian depan outlet atau di lemari pajangan. Pastikkan juga untuk memilih lemari pajangan yang terbuat dari bahan kaca sehingga bisa dilihat langsung oleh calon pembeli. Balok kayu juga dibutuhkan untuk menaruh beberapa kaos dalam satu tempat sehingga penjual tidak perlu bolak balik ke dalam gudang untuk mengambil pesanan yang cukup banyak. Beberapa penjual juga biasanya menggunakan lampu yang mengarah langsung ke bagian manekin. Hal ini sebagai bagian psikologi konsumen agar barang yang dijual bisa terlihat lebih menarik pada keadaan gelap sekalipun. Pedagang kaos yang menjual produknya melalui online shop atau market place juga sebaiknya memerhatikan packing yang akan digunakan. Menggunakan desain packing yang menarik juga bisa membuat pelanggan lebih senang. Hal ini dikarenakan packing menjadi penghubung komunikasi dengan pelangan yang tidak bertemu dengan penjual secara langsung di offline store. Pemberian kartu ucapan akan membuat pembeli senang dan merasa dihargai setelah membeli produk tertentu. Penjual juga bisa memesan kardus packing dengan pemberian logo di atasnya sebagai identitas diri sebuah brand. Beberapa merk baju terkenal juga membuat desain khusus pada packingnya agar terlihat lebih eksklusif. Beberapa brand besar seperti Uniqlo dan Adidas biasanya memajang logo mereka di plastik pembungkus sehingga konsumen bisa memamerkan di social media. Hal ini juga akan menjadi promosi tidak langsung yang baik bagi penjual. 3 Strategi Tepat Memulai Bisnis Kaos Banyaknya kompetitor dan juga brand yaang menekuni bisnis kaos akhirnya membuat penjual untuk berfikir seacara standout agar barang yang diproduksi disukai oleh banyak orang dan menumbuhkan berbagai pelanggan dengan target konsumen yang tepat. Karenanya 3 strategi tepat ini bisa diterapkan agar bisnis kaos semakin berkembang. Tentukan Ciri Khas Sebuah brand kaos bisa bertahan lama karena adanya ciri khas yang diberikan oleh pihak produsen. Beberapa ciri khas yang menarik perhatian dari para konsumen adalah desain yang menarik, bahan yang berkualitas, atau berbagai bonus tambahan yang diberikan dalam setiap penjualan. Dalam menentukan desain kaos yang unik, pengguna sebaiknya memerhatikan permintaan pasar. Sehingga penjual akan mengetahui apakah desain yang digunakan cocok dan sesuai target konsumen. Tidak hanya desain gambar yang harus diperhatikan, pemilihan warna kaos juga menjadi pertimbangan dalam memilih desain kaos yang tepat. Beberarapa pelanggan biasanya hanya menyukai jenis warna tertentu sehingga beberapa warma lainnya tidak terlalu laku. Penjual juga sebaiknya melakukan survei dan analisa berdasarkan konsumen yang dituju. Target pasar wanita biasanya menyukai warna yang terang dan polos namun pelanggan lelaki lebih suka warna yang gelap dengan desain yang simpel. Pedagang juga bisa mengikuti berbagai warna yang sedang naik daun kemudian diterapkan pada berbagai desain kaos yang akan diproduksi dalam jumlah banyak. Penggunaan kaos yang selalui dipakai setiap hari menjadikan konsumen mencari kaos dengan bahan yang nyaman di tubuh serta menyerap keringat. Hal ini dikarenakan biasanya penggunaaan kaos dipakai di luar ruangan. Proses menemukan pusat konveksi yang tepat dan bisa memberikan harga murah dengan kualitas terbaik biasanya memerlukan waktu lebih lama. Karenanya, penjual juga harus siap dengan berbagai resiko seperti lokasi konveki yang terlalu jauh atau biaya pengiriman yang tidak sesuai modal. Rancang Bisnis Kaos yang Unik Disaat membangun sebuah bisnis kaos dengan brand sendiri, seorang penjual sebaiknya sudah siap dengan produk kaos yang akan dijual dengan design yang juga menarik perhatian. Meskipun akan ada banyak rintangan yang akan menghadang di depan, seorang penjual juga harus siap dengan hal itu. Penjual bisa memulai target konsumen yang akan dituju, apakah dari kalangan orang biasa yang menyukai desain yang simpel namun unik atau dari kalangan penggemar musik yang mencari merchandise berkaitan dengan musisi kesukaan mereka. Mengetahui target konsumen yang dituju akan menentukan brand dan produk apa saja yang akan dipasarkan. Selain itu, penjual juga dapat menemukan celah dari kompetitor lain sehingga produk bisa bersaing secara sehat. Setelahnya, penjual bisa merancang berbagai desain kaos yang unik dan berkaitan dengan target konsumen yang dituju. Penjual bisa merancang sendiri desain tersebut atau mencari orang untuk merancang desain kaos yang diinginkan. Karenanya, seorang penjual juga sebaiknya mengembangkan sumber daya manusia di bisnis kaos yang dijalani. Memperlakukan karyawan dengan baik serta mengembangkan bakat yang dimiliki akan membuat karyawan betah dan bertahan pada bisnis kaos anda. Rancang Strategi Promosi yang Matang Sebuah bisnis kaos bisa berjalan lebih lama apabila dibarengi juga dengan strategi promosi yang matang. Tidak hanya pemasaran melalui online seperti Social media namun penjual juga bisa fokus ke berbagai promosi offline. Pedagang bisa mengikuti berbagai pameran produk yang biasanya diadakan di berbagai pusat perbelanjaan atau event-event khusus. Hal ini akan membantu dalam mengenalkan brand kita kepada masyarakat luas. Berbagai event bazaar yang biasanaya diadakan pemerintah dan swasta atau berbagai konser musik juga bisa diikuti karena biasanya banyak konsumen yang datang untuk mencari berbagai barang kebutuhan atau mencaris selingan sebelum konser dimulai. Penjual juga biasa menyisipkan stiker yang berisi logo brand disertai alamat outlet dan social media yang dimiliki sehingga pembeli bisa datang kembali untuk membeli berbagai produk lainnya. Berbagai perayaan atau momen tertentu bisa dimanfaatkan sebagai agenda promosi yang tepat. Salah satu momen yang biasanya digunakan oleh penjual adalah perayaan hari besar dimana akan muncul berbagai potongan harga untuk produk tertentu. Berbagai promo potongan harga dan penjualan bundle kaos juga bisa membantu agar konsumen tertarik untuk mencoba membeli produk yang ditawarkan. Pemberian katalog yang dicetak atau disebarkan melalui social media juga akan membantu pelanggan mengetahui produk apa saja yang sedang dijual serta berbagai promo yang ditawarkan. Banyaknya orang yang saat ini menggunakan social media menjadikan promosi melalui dunia maya bisa dimanfaatkan oleh penjual untuk mengenalkan brand dengan lebih luas. Penjual bisa membuat berbagai social media diiringi dengan konten yang mendukung. Instagram bisa menjadi salah satu pilihan social media yang bisa dikembangkan untuk promosi di dunia maya. Berbagai fitur foto dan video akan membuat pelanggan mengetahui variasi produk yang dijual sehingga pilihan dalam membeli pun lebih banyak. Fitur siaran langsung yang saat ini tersedia di berbagai social media seperti Instagram, Facebook, Tiktok. Dan Youtube juga akan membantu penjual untuk memamerkan hasil dari produknya secara langsung kepada pelanggan yang menonton. Melakukan penjualan langsung saat acara siaran langsung tayang diiringi dengan berbagai promo dan potongan harga juga akan membuat jumlah penonton meningkat sehingga menaikkan angka engagement social media. Konten di social media juga sebaiknya diiringi dengan interaksi agar pengikut tidak bosan dan bisa ikut berpartisispasi di tiap postingannya. Beberapa konten yang bisa dikembangkan adalah konten tanya jawab atau Give Away. Pemberian caption yang menarik juga akan membuat pengikut tertarik untuk berkomentar dan melakukan interaksi. Apabila dirasa promosi dengan social media masih kurnag, penjual juga bisa menggunakan promosi berbayar dengan meangaktifkan fitur iklan di berbagai social media yang ada. Pedagang juga bisa bekerja sama dengan Influencer di bidang fashion. Hal ini dikarenakan target konsumennya sesuai dengan pasar yang kita tuju. Penjual juga bisa memaksimalkan berbagai fitur yang ada seperti deskripsi produk dan juga mengaktifkan berbagai promo agar pelanggan tertarik untuk berbelanja di akun market place yang telah dibuat.
Kamimenjual Grosir Kaos Polos Harga Pabrik, menerima pemesanan kaos polos , dan costume kaos polos untuk disablon yang tentunya terpacaya di Jawa Tengah.. Kami membuka peluang usaha sebagai distributor kaos polos ataupun pedagang grosir. Untuk anda yang sedang ingin memulai menjadi reseller kaos polos atau pakaian costume dangan harga yang merakyat namun berkualitas, dan brended, dengan
Waralaba kan - Ingin usaha pakaian dengan modal yang kecil? Jualan saja Kaos Polos. Sesuai dengan namanya, kaos polos tidak ada pernak-pernik sablon atau merk di area kaosnya. Namun jangan salah sangka bahwa bisnis usaha kaos polos ini sepi peminat. Sesuai trend, saat ini minat kaos polos sedang tinggi-tingginya. Dari segi produksi, bisnis kaos polos ini juga lebih hemat biaya karena tanpa sablon. Dan modal yang diperlukan pun tidak seperti berjualan kaos distro atau kaos-kaos bermerk pada umumnya. Peminat produk kaos polos saat ini banyak di antaranya berasal dari golongan anak muda yang memilih menggunakan kaos polos daripada kaos dengan sablon yang neko-neko. Biasanya orang-orang yang suka memakai kaos polos ini tidak suka ribet dan pengen simple. Sebagai pengusaha, Anda harus memanfaatkan peluang usaha ini. Jika pengusaha lain marak yang membuat usaha bisnis kaos distro, Anda bisa mencoba berjualan kaos polos saja. Ada beberapa tips jualan kaos polos yang bisa Anda terapkan. Memilih Bahan Yang Berkualitas Karena kaos polos tidak ada sablonnya sebagai pemikat konsumen, maka hal yang harus diberi nilai tinggi adalah kualitas, yaitu bahan/kain yang digunakan sebagai kaos polos. Pilihlah bahan kain yang terbaik, misalnya cotton combed 30s. Jenis kain ini cukup baik untuk membuat kaos polos. Tidak hanya dari segi bahan baku saja, tapi perihal jahitan juga perlu diperhatikan. Kualitas jahitan haruslah bagus, rapi, kuat dan halus. Kadang banyak ditemui kaos yang punya bahan bagus tapi tidak diimbangi dengan kualitas jahitannya. Baru dipakai beberapa hari saja jahitan sudah ada yang lepas. Tentu ini mengurangi nilai jual dari kaos polos Anda nantinya. Produksi Sendiri Kalau Anda memang punya modal cukup banyak, silakan untuk memproduksi sendiri. Dengan produksi sendiri maka akan menghemat biaya, dan tentunya akan berdampak ke harga jual. Tapi jika tidak ingin atau tidak mampu produksi sendiri, Anda bisa bekerjasama dengan konveksi. Tapi jangan lupa, pilih konveksi yang berkualitas. Mintalah sample terlebih dahulu untuk melihat kualitasnya. Ketika Anda bekerja sama dengan konveksi, lebih baik bicarakan jika Anda berniat untuk bekerja sama secara berkelanjutan. Selain untuk meminimalisir kendala yang menyangkut stock/supply, juga untuk mendapatkan potongan biaya. Buat Brand Sendiri Meski kaos polos, Anda bisa membuat brand sendiri. Berikan label pada kaos polos Anda agar orang tahu brand Anda. Nantinya jika produk kaos polos Anda tersebar luas ke pasaran, konsumen pun akan ingat dan mencari produk Anda lagi karena di situ ada label brand. Membuka Sistem Reseller Untuk masalah pemasaran, Anda bisa membuka sistem reseller. Bukalah peluang usaha reseller sebesar-besarnya bagi orang lain yang ingin membantu menjual kembali produk Anda. Untuk sistem reseller ini Anda cukup berikan minimal order dan potongan harga untuk grosir. Sehingga mereka akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Buka Bisnis Turunan Setelah produk kaos polos Anda ramai, Anda bisa mencoba untuk membuka bisnis turunannya. Bisnis turunan itu misalnya saja sablon kaos satuan, produksi aneka fashion polos polo-shirt polos, topi polos, sweater polos, jaket polos, dan lainnya. Produk-produk turunan ini akan memberikan pilihan yang banyak untuk konsumen, dan tentunya akan memperluas jangkauan pemasaran produk Anda. Dalam beberapa hal, biasanya orang yang suka kaos polos juga suka mencari produk-produk fashion yang identik dengan motif polos. Itu tadi beberapa tips jualan kaos polos yang bisa Anda coba. Perlu diingat bahwa ini sekedar saran yang tidak 100% benar. Tidak perlu dicontoh semuanya, tapi bisa Anda jadikan referensi tambahan untuk membuka bisnis kaos polos. Semoga sukses ya! sumber PeluangUsaha Bisnis Kaos Polo Shirt di Surabaya, yang Menggiurkan Bagi para pebisnis, orang-orang yang terjun di dunia bisnis fashion, labanya terlihat menjanjikan. Saya pernah tertarik untuk terjun ke dunia ini, namun masih terhalang modal. Sementara ini ikut di saudara saja, tanpa modal namun dapat laba dari pemasarannya.Planning merupakan salah satu hal yang penting dalam dunia bisnis, termasuk perencanaan modal bisnis. Simak rincian modal usaha pakaian berikut sebelum kamu memulai bisnis fashion kamu. Dijaman sekarang dalam memulai bisnis bisa secara offline atau online, bahkan bisa keduanya. Pertanyaannya adalah apakah kamu ingin memulai bisnis fashion secara online atau offline? Table of Content Persiapan Bisnis Fashion 1. Media Sosial 2. Marketplace 3. Iklan Rincian Modal Clothing Brand 1. Bahan Baku 2. Aksesoris 3. Biaya Jahit 4. Biaya Sablon 5. Packaging 6. Biaya Pemasaran 7. Harga Product Jika kamu ingin memulai berbisnis fashion secara online, ada beberapa biaya yang bisa kamu pangkas. Selain itu, kamu juga bisa menjangkau lebih banyak pembeli di seluruh Indonesia. Kekurangannya adalah harus diperlukan strategi promosi yang mutakhir disertai kemampuan digital marketing yang mumpuni. Apabila kamu menguasai kedua hal tersebut, maka bisnis fashion online kamu bisa maju dengan cepat. Persiapan Bisnis Fashion Jika kamu ingin memulai bisnis fashion maka yang harus kamu persiapkan adalah 1. Media Sosial Tidak bisa kita pungkiri bahwa saat ini media sosial tidak hanya menjadi sarana membagikan sebuah foto atau video saja, namun media sosial digunakan juga sebagai sarana informasi dan promosi. Media sosial adalah salah satu media yang saat ini wajib digunakan jika kamu ingin memulai bisnis online. Kamu bisa membuat akun media sosial untuk bisnis kamu dan tambahkan foto atau video produk kamu, dan jangan lupa sertakan informasi produk kamu agar calon pelanggan mengerti apa yang kamu jual. 2. Marketplace Saat ini marketplace menjadi salah satu media yang wajib juga untuk berjualan secara online karena di marketplace banyak memberikan promosi dan gratis ongkir. Apalagi jika dalam event tertentu, otomatis marketplace langsung banyak pengunjung karena memberikan promosi dan cashback yang sangat besar. Sebagai pebisnis online kamu bisa gunakan Shopee, Tokopedia, Lazada, Bukalapak, Bli Bli dan masih banyak lagi. 3. Iklan Strategi promosi menggunakan iklan untuk yang berbisnis online sangat diperlukan, apalagi khusus untuk brand baru. Sangat diperlukan menggunakan iklan karena untuk menaikkan brand awareness, dengan tujuan agar audience mengenal produk kita terlebih dahulu. Seperti yang kita tau bahwa, bisnis secara online tidak perlu memerlukan biaya yang besar seperti bisnis offline yang mengharuskan kamu mempunyai toko atau bisa sewa tempat untuk dijadikan toko. Kami menyarankan kamu membuat secara online terlebih dahulu, setelah brand kamu sudah besar, kamu bisa meyewa tempat untuk membuat toko. Baca juga Rincian Modal Bisnis Minimarket Sampai Buka Toko Bagaimana cara membuat bisnis fashion produksi sendiri dan berapa modal yang kamu perlukan untuk bisnis fashion? Modal yang kamu butuhkan bervariasi dari mulai kecil ke besar, tergantung kuantitas baju yang akan anda buat. Kita akan memproyeksikan modal yang anda butuhkan untuk memproduksi satu lini model pakaian dengan 3 warna yang berbeda dengan kuantitas standar. Berikut adalah rincian modal usaha fashion 1. Bahan Baku Untuk membuat kaos unisex laki-laki dan perempuan dengan 3 warna. Untuk bahan kaos biasanya menggunakan cotton combed 30s atau 24s. Kamu membutuhkan 3 roll kain yang masing-masingnya senilai Rp 25 kg + rib leher 1 kg. Per roll 25 kg bisa kamu jahit menjadi 120 pcs kaos dengan variasi size M, L dan XL. Sehingga kamu mendapatkan bahan baku untuk 360 pcs kaos dengan 3 warna berbeda. Maka, total biaya yang Anda butuhkan adalah Rp Ini bisa kamu setting, misalnya dalam 1 roll warna hitam kan mendapatkan 120 pcs variasi size M, L, XL. Ini bisa kamu buat per desain 12 pcs. Jadi kalo kamu ada 10 desain, total menjadi 120 pcs dalam 10 desain. Jika kamu mempunyai 3 roll dengan desain berbeda-beda, tinggal kamu atur saja per desain dan per warna mau dibuat berapa pcs. 2. Aksesoris Tentunya kamu akan membutuhkan label, label harga, hangtag, dan semacamnya. Aksesoris ini akan menghabiskan Rp di awal, namun bisa bertahan lama karena kuantitasnya banyak. Biasanya dengan modal kamu akan mendapatkan 600 pcs label dengan bahan satin atau woven, 600 pcs hangtag dan 600 pcs label harga. 3. Biaya Jahit Biaya jahit untuk kaos sangat bervariasi tergantung kuantitas dan kualitas. Untuk biaya jahit standar dengan kuantitas tidak terlalu besar anda bisa mendapatkannya dengan harga Rp per pcs. Maka, biaya yang anda butuhkan adalah Rp juta rupiah Rp x 360 pcs. 4. Biaya Sablon Jika kamu ingin kaos mu ada gambar nya, tentunya harus menggunakan sablon. Harga sablon sangat bervariasi, tergantung dari kualitas, kuantitas dan warna nya. Untuk sablon standar kamu bisa menggunakan plastisol dengan harga Rp per pcs nya. Modal biaya yang kamu butuhkan adalah Rp Rp x 360 pcs. Namun jika kamu ingin menjual kaos polos, kamu tidak perlu menggunakan sablon. Abaikan biaya ini jika kamu jual kaos polos. 5. Packaging Untuk packaging standar, kamu bisa mempersiapkan plastik, lakban, dan bubble-wrap senilai Rp 6. Biaya Pemasaran Biaya ini adalah biaya foto produk, iklan berbayar di marketplace dan media sosial. Kamu bisa menyiapkan Rp untuk biaya pemasaran. 7. Harga Product Setelah kita menghitung biaya-biaya pembuatan kaos dari awal sampai jadi, tentunya kamu harus menentukan harga produk kamu. Kita gunakan rumus sederhana Biaya bahan baku + aksesoris + jahit + sablon + packaging + pemasaran total kaos yang jadi. + + + + + 360 pcs kaos Total Rp 360 pcs = Rp Rp menjadi harga minimal yang harus kamu jual. Biasanya brand lokal menjual harga kaos di rentan harga Rp sampai Rp Jika kamu menjual Rp per kaos, kamu mendapatkan keuntungan Rp per kaos nya. DealPOS DealPOS adalah Software/Aplikasi kasir yang dirancang khusus untuk toko Retail yang berkategori Fashion, Minimarket, Electronic, Fresh Food dan Toko Bangunan. Dengan DealPOS, kamu dapat mengelola inventory toko online dan offline secara realtime dalam satu platform. Kamu juga bisa berjualan secara omnichannel offline dan online, karena DealPOS terintegrasi dengan Marketplace Shopee, Tokopedia, Tiktok Shop dan Webstore Instant Woocommerce.
U4yO.